TAKALAR – Sektor pendidikan Kabupaten Takalar kembali menorehkan cerita inspiratif. Burhan Sabir Sabri Nursyamsu, seorang siswa dari UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang, mendadak menjadi sorotan publik setelah video dirinya melantunkan pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 secara lantang dan tanpa teks saat upacara bendera viral di media sosial.
Aksi penuh percaya diri tersebut menarik perhatian langsung Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus. Sebagai bentuk penghargaan atas semangat nasionalisme tersebut, keduanya memberikan apresiasi berupa motivasi serta uang saku kepada Burhan.
Bupati Daeng Manye menyatakan kekagumannya atas keberanian dan daya ingat Burhan. Menurutnya, menghafal naskah UUD 1945 dengan artikulasi yang tepat di depan khalayak bukanlah hal yang mudah bagi anak seusianya.
“Burhan adalah representasi generasi muda Takalar yang patut kita banggakan. Semangat nasionalisme yang ia tunjukkan sejak dini merupakan fondasi karakter yang kuat. Kita harus terus mendukung potensi-potensi seperti ini agar lahir anak bangsa yang cerdas sekaligus cinta tanah air,” ungkap Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Dewi Sri Ekowati Firdaus turut memberikan semangat kepada Burhan agar tetap rajin belajar dan menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya.
Kepala UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang, Dra. Siswaty M., menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan daerah. Baginya, kunjungan dan apresiasi langsung ini menjadi suntikan semangat bagi pihak sekolah.
“Kami sangat bersyukur. Perhatian Bapak Bupati dan Ibu Ketua PKK adalah motivasi luar biasa, bukan hanya untuk Burhan, tetapi bagi seluruh siswa dan guru kami untuk terus berprestasi dan menggali potensi diri,” ujarnya.
Fenomena viralnya Burhan dinilai memberikan dampak positif bagi citra pendidikan di Takalar. Keberanian siswa SD tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan karakter di lingkungan sekolah berjalan dengan efektif.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap langkah apresiasi ini dapat memicu lahirnya “Burhan-Burhan” baru—generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang tinggi dan kepercayaan diri untuk tampil di depan publik.







Tinggalkan Balasan