GOWA, SUL-SEL targetpemburu.com – Kabupaten Gowa, wilayah yang masyhur dengan kejayaan Kerajaan Gowa di abad ke-17, kini tengah diguncang isu miring yang dinilai mencederai wibawa dan moralitas daerah. Hal ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan tokoh masyarakat dan adat. Selasa (05/05/2026).
Beredarnya rumor mengenai dugaan skandal asusila yang menyeret nama pimpinan daerah telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat Gowa, khususnya bagi warga suku Makassar dan Bugis yang sangat menjunjung tinggi nilai “Siri’” (harkat dan martabat).
Muh. Indra Mapparenta, tokoh masyarakat adat sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Takalar, menyatakan keprihatinannya. Sebagai keturunan Anrong Guru Bontonompo ke-V, ia menyesalkan kegaduhan yang berkembang tanpa adanya kejelasan hukum.
“Kita baru saja memperingati Hari Pendidikan Nasional, namun munculnya berbagai pamflet bersuara miring tentang ‘Siri’ ini adalah tindakan yang tidak mendidik. Hal ini bersifat provokatif dan berpotensi mengacaukan suasana damai di masyarakat,” ujar Indra.
Indra menegaskan bahwa situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret demi menjaga marwah Kabupaten Gowa.
*Lembaga Adat Gowa: Diharapkan mengambil sikap tegas dan tidak hanya menjadi penonton.
*Langkah Konkrit: Menyarankan diadakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengklarifikasi isu yang berkembang.
*Proses Hukum: Mendorong adanya proses hukum yang transparan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.
Menutup pernyataannya, Indra berharap polemik ini segera berakhir melalui mekanisme yang benar. Menurutnya, penyelesaian masalah ini sangat bergantung pada pengawalan dari para penggiat budaya, LSM, dan keseriusan aparat penegak hukum.
“Hal kontradiktif ini harus segera selesai. Itu hanya bisa tercapai melalui perhatian serius dan proses hukum yang baik. Di sinilah peran penting (pressure) dari penggiat budaya dan LSM dalam mengawal kasus ini agar kebenaran terungkap,” tutupnya.







Tinggalkan Balasan