TAKALAR, targetpemburu.com – Pihak PT Nindya Karya memberikan bantuan kepada keluarga dua korban meninggal dunia dalam insiden yang terjadi di area proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga yang terdampak atas musibah yang terjadi beberapa waktu lalu, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha.
Kepala Desa Pa’rappunganta, Sirajuddin, membenarkan adanya penyaluran bantuan dari pihak PT Nindya Karya kepada keluarga kedua korban. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan di kantornya pada Selasa (9/6/2026).
Menurut Sirajuddin, bantuan tersebut telah diterima langsung oleh keluarga masing-masing korban. Ia berharap perhatian yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka akibat kehilangan anggota keluarganya.
Sementara itu, pihak keluarga kedua korban menyatakan telah menerima bantuan tersebut dengan ikhlas. Mereka juga mengaku menerima musibah yang menimpa keluarganya sebagai sebuah takdir, meski duka yang ditinggalkan masih sangat dirasakan.
Peristiwa nahas tersebut sebelumnya terjadi di area proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Dua anak dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan yang berada di kawasan proyek tersebut.
Insiden tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat dan berbagai pihak karena menimbulkan keprihatinan terkait aspek keselamatan di lingkungan proyek. Sejumlah pihak juga berharap agar pengawasan terhadap area pembangunan semakin diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Dengan telah diserahkannya bantuan kepada keluarga korban, diharapkan proses pemulihan bagi keluarga yang ditinggalkan dapat berjalan dengan baik. Musibah ini juga menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan dan pengamanan di setiap lokasi proyek pembangunan, khususnya yang berada di dekat kawasan permukiman warga.
(Jufri)







Tinggalkan Balasan