TAKALAR, SULAWESI SELATAN targetpemburu.com – Menanggapi sorotan terkait ketiadaan papan informasi pada proyek pembangunan Kopdes Merah Putih (KDKMP), Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., memberikan penjelasan resmi guna meluruskan simpang siur informasi di lapangan. (01/01/2026)
Dalam keterangannya kepada media targetpemburu.com Dandim menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pusat dan instansi terkait.
Kerjasama Strategis dengan PT Agrinas
Letkol Inf Anton menjelaskan bahwa proyek ini didasari oleh Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Agrinas Pangan dengan TNI. Dalam kesepakatan tersebut, jajaran Kodim di seluruh Indonesia bertindak sebagai pelaksana kegiatan di wilayah masing-masing.
“Pembangunan Kopdes Merah Putih ini adalah program serentak nasional. Kodim di seluruh Indonesia bertindak sebagai pelaksana kegiatan berdasarkan MoU yang telah disepakati dengan PT Agrinas Pangan,” jelas Dandim.
Terkait tidak adanya papan informasi proyek yang disorot, Dandim menjelaskan bahwa mekanisme pengerjaan proyek ini berbeda dengan proyek pengadaan jasa pada umumnya.
Pembangunan KDKMP dilaksanakan dengan pola Padat Karya selama 94 hari kerja. Karena sistemnya bukan melalui proses lelang konvensional, maka secara aturan tidak diwajibkan menggunakan papan informasi seperti proyek tender pada umumnya. Dana yang digunakan bersumber dari pusat dan diturunkan secara bertahap melalui sistem termin (termin 1 sampai 5). Dandim menyebutkan bahwa saat ini pembangunan sedang berjalan, namun anggaran dari pusat belum turun sepenuhnya.
“Pembangunan sudah berjalan, namun karena anggaran dari pusat diturunkan secara bertahap dan belum semua kami terima, maka nilai total anggaran belum bisa dicantumkan pada papan informasi. Kami di tingkat Kodim tetap bekerja tegak lurus sesuai perintah dan instruksi dari pimpinan atas,” tegas Letkol Inf Anton.
Klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai transparansi pengerjaan proyek di wilayah Kabupaten Takalar. Pihak Kodim 1426/Takalar berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target waktu guna mendukung ketahanan pangan dan ekonomi desa melalui Kopdes Merah Putih.










