Tajam & Terpercaya

Go Digital! Daeng Manye Boyong Teknologi AI ke Desa untuk Sulap UMKM Takalar Jadi Pemain Global

TAKALAR – Bupati Takalar yang akrab disapa Daeng Manye, tancap gas dalam misi memodernisasi ekonomi kerakyatan. Lewat kolaborasi strategis bersama AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN, Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar sosialisasi pemasaran digital berbasis Google dan Kecerdasan Buatan (AI) di Desa Bontokassi, Galesong Selatan, Jumat (20/2/2026).

Langkah ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan upaya konkret untuk memastikan produk lokal Takalar tidak hanya jago kandang, tapi mampu bersaing di panggung digital global.
Teknologi AI: Solusi Kreatif Tanpa Batas
Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan bahwa digitalisasi adalah “kunci pintu” bagi UMKM untuk naik kelas. Ia menyoroti bagaimana AI dapat memangkas hambatan teknis yang selama ini dikeluhkan pelaku usaha kecil.
“Dengan AI, keterbatasan tenaga kreatif bukan lagi masalah. Pelaku UMKM sekarang bisa bikin desain profesional dan narasi promosi yang menjual hanya dari genggaman tangan. Kita ingin produk asli Takalar punya kemasan berstandar internasional,” ujar Daeng Manye optimis.

Poin Utama Transformasi Digital UMKM Takalar:

  • Optimasi Google Ecosystem: Pelaku usaha dibekali teknik agar produk mereka mudah ditemukan di mesin pencari (SEO).
  • Branding Berbasis AI: Penggunaan alat bantu kecerdasan buatan untuk menciptakan konten promosi yang estetik dan persuasif secara mandiri.
  • Efisiensi Operasional: Mengurangi biaya pemasaran dengan memanfaatkan platform digital gratis dan efektif.

Mendorong Ekonomi dari Akar Rumput
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi bukti bahwa jarak geografis bukan lagi penghalang untuk berbisnis. Daeng Manye berharap, melalui literasi digital yang masif hingga ke tingkat desa, produk unggulan Galesong Selatan bisa sejajar dengan produk-produk dari kota besar.

Pelatihan ini turut dihadiri oleh perangkat desa dan puluhan pegiat UMKM yang antusias mempraktikkan langsung cara mengelola toko online mereka agar lebih dilirik calon pembeli. Dengan semangat “Naik Kelas”, digitalisasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang menyejahterakan masyarakat Takalar secara berkelanjutan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *