Tajam & Terpercaya

Kado HUT ke-66: Bupati Takalar Luncurkan Call Center 112, Layanan Darurat Gratis 24 Jam

TAKALAR – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Takalar yang jatuh pada 10 Februari mendatang, Pemerintah Kabupaten Takalar mempersembahkan kado istimewa bagi seluruh warga Butta Panrannuangku. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi meluncurkan Layanan Darurat Call Center 112 sebagai upaya nyata meningkatkan standar keselamatan dan respons cepat bagi masyarakat.

Persiapan peluncuran ini ditandai dengan perekaman pesan resmi oleh Bupati di Ruang Rapat Bupati Takalar, Minggu pagi (8/2/2026). Layanan ini hadir untuk memangkas birokrasi penanganan situasi darurat yang selama ini sering kali terhambat oleh banyaknya nomor kontak instansi yang berbeda.

“Di momentum ulang tahun Kabupaten Takalar yang ke-66 ini, kita membuka bab baru bagi keselamatan masyarakat. Kehadiran 112 adalah bukti komitmen pemerintah untuk hadir lebih cepat di tengah kesulitan warga,” tegas Daeng Manye dengan optimis.

Keunggulan Layanan Call Center 112 Takalar
Layanan terpadu ini membawa transformasi digital ke dalam ranah pelayanan publik dengan tiga pilar utama: Warga cukup menekan 112 untuk melaporkan keadaan darurat medis (Ambulans), kebakaran, gangguan keamanan (Polisi), hingga bencana alam (BPBD). Dapat diakses 24 jam melalui semua operator seluler maupun telepon rumah tanpa biaya sepeser pun (Gratis). Konektivitas Cepat, Sistem terintegrasi langsung dengan posko darurat lintas sektoral di seluruh penjuru Kabupaten Takalar.

Suasana di Ruang Rapat Bupati sejak pukul 07.45 WITA terpantau sibuk namun tertata. Tim teknis dan Humas Pemkab Takalar memastikan pesan Bupati terekam dengan kualitas terbaik agar informasi penting ini tersampaikan secara jernih dan informatif ke seluruh pelosok desa di Takalar.

Dengan hadirnya Call Center 112, Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Daeng Manye membuktikan bahwa inovasi teknologi dapat diaplikasikan langsung untuk menyentuh kebutuhan paling mendasar: keselamatan nyawa warga.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *