Tajam & Terpercaya

Perkuat Kemandirian Desa, Bupati Takalar Gelar Silaturahmi Strategis Bersama APDESI dan Puluhan Kepala Desa

TAKALAR – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan jajaran pengurus APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Takalar beserta puluhan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Takalar, Minggu (23/03/2026).

Silaturahmi yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan potensi lokal yang ada di tingkat desa.

Desa Sebagai Ujung Tombak Pelayanan
Dalam diskusi santai namun konstruktif tersebut, Bupati Daeng Manye menekankan bahwa Pemerintah Desa adalah wajah terdepan pelayanan publik. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan yang merata.

“Kepala desa adalah ujung tombak kita. Saya mendorong para Kades untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menggali potensi lokal, baik itu di sektor pertanian, UMKM, maupun pariwisata desa, agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” tegas Bupati Daeng Manye.

Apresiasi dan Komitmen APDESI
Ketua APDESI Takalar, Parawansa Jabir, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Kaleko’mara, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bupati dalam menerima aspirasi para pemimpin desa. Menurutnya, ruang dialog seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat akselerasi pembangunan desa.

“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan Bapak Bupati. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen untuk hadir maksimal di tengah warga,” ujar Parawansa.

Fokus pada Kemandirian Ekonomi Desa
Pertemuan ini juga menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam pengelolaan dana desa agar lebih tepat sasaran. Bupati berharap desa-desa di Takalar mampu berkembang secara mandiri dan kompetitif di tengah tantangan pembangunan ke depan.

Sinergi antara Pemkab Takalar dan APDESI diharapkan terus berlanjut melalui koordinasi intensif, guna memastikan setiap kebijakan daerah dapat terimplementasi dengan baik hingga ke tingkat dusun.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *