Tajam & Terpercaya

Satu Tahun Daeng Manye–Hengky Hasin: Rapor Merah Kemiskinan Berubah Hijau, Ekonomi Takalar Melesat

TAKALAR – Genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Hasin, Kabupaten Takalar mencatatkan capaian impresif. Berdasarkan data makro tahun 2025, berbagai indikator fundamental mulai dari pengentasan kemiskinan hingga pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren penguatan yang signifikan.

Fokus pemerintah pada pemberdayaan ekonomi masyarakat mulai membuahkan hasil nyata. Angka kemiskinan di Takalar berhasil ditekan dari 7,75% pada 2024 menjadi 7,27% di tahun 2025. Penurunan ini selaras dengan meningkatnya daya beli warga, yang terlihat dari kenaikan pengeluaran riil per kapita menjadi Rp12,01 juta.

“Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kebijakan yang menyentuh langsung akar rumput,” ujar perwakilan humas Pemkab Takalar.

Sebagai tulang punggung daerah, sektor pertanian mencatatkan prestasi gemilang. Produksi padi melonjak tajam sebesar 18,52%, dari 115,61 ribu ton menjadi 137,01 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG). Lonjakan ini semakin memperkokoh posisi Takalar sebagai lumbung pangan strategis di Sulawesi Selatan.

Kualitas SDM dan Kesejahteraan Sosial
Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga menjadi sorotan utama dalam satu tahun terakhir:

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Naik menjadi 72,79 (dari sebelumnya 72,06).
  • Kesehatan: Angka Harapan Hidup meningkat menjadi 74,08 tahun.
  • Pemerataan Pendapatan: Gini Rasio membaik secara signifikan dari 0,385 menjadi 0,34, menandakan distribusi ekonomi yang lebih merata di seluruh lapisan masyarakat.
  • Ketenagakerjaan: Tingkat pengangguran terus menyusut hingga menyentuh angka 3,76%.
    Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi
    Menutup tahun pertama, pertumbuhan ekonomi Takalar tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Kombinasi antara stabilitas ekonomi daerah dan penguatan sektor fundamental—pendidikan, kesehatan, dan pertanian—menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinan Daeng Manye–Hengky Hasin untuk melangkah ke tahun berikutnya.
    Publik kini menaruh harapan besar agar konsistensi kebijakan dan inovasi berkelanjutan ini dapat terus terjaga demi kemajuan Takalar yang lebih inklusif.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *