TAKALAR – Memasuki fase akhir bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyalurkan bantuan paket Lebaran kepada ratusan tenaga teknis lapangan. Penyerahan secara simbolis ini berlangsung di Kantor Baznas Kabupaten Takalar, Kecamatan Pattallassang, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Takalar dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Takalar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para petugas yang menjaga wajah kota tetap bersih dan asri.
Apresiasi untuk Garda Terdepan Kebersihan
Sebanyak 238 paket Lebaran disalurkan kepada para tenaga teknis yang meliputi:
- Petugas kebersihan dan pengangkut sampah.
- Petugas pemeliharaan taman dan drainase.
- Tenaga administrasi kantor pendukung.
Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa para petugas ini adalah garda terdepan yang memegang peranan krusial dalam menciptakan kenyamanan lingkungan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Takalar.
Pesan Motivasi dan Gotong Royong
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar paket kebutuhan pokok, melainkan simbol kasih sayang dan pengakuan pemerintah atas kerja keras mereka.
“Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan bagi keluarga di rumah dan menjadi motivasi tambahan dalam menjalankan tugas mulia ini. Kita ingin memastikan seluruh pelayan masyarakat, termasuk petugas lapangan, dapat merayakan Idulfitri dengan penuh sukacita,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama dalam membantu sesama di bulan Ramadan.
Sinergi Berkelanjutan Pemkab dan Baznas
Pihak penerima bantuan menyampaikan rasa syukur mendalam atas perhatian yang diberikan. Paket Lebaran ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga menjelang hari raya.
Sinergi antara Pemkab Takalar dan Baznas diharapkan terus konsisten menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat prasejahtera dan pekerja rentan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif, di mana kesejahteraan merata hingga ke lapisan terbawah.







Tinggalkan Balasan