Tajam & Terpercaya

Luruskan Kesalahpahaman, Kades Pa’rappunganta Tegaskan Pembangunan Plat Deker Merupakan Hasil Musyawarah Warga
, ,

TAKALAR – Kepala Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polong Bangkeng Utara Sirajuddin, memberikan keterangan resmi terkait isu yang beredar mengenai pembangunan infrastruktur di desanya. Sirajuddin menegaskan bahwa pekerjaan yang dimaksud bukanlah proyek jembatan besar, melainkan pembangunan plat deker volume kecil sepanjang kurang lebih 3 meter dengan anggaran sepuluh juta lebih.

Menurut Sirajuddin, proyek tersebut merupakan program tahun anggaran 2025 yang lahir dari hasil musyawarah dan kesepakatan bersama antara Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat setempat. Akses tersebut dibangun karena menjadi kebutuhan mendesak bagi warga, khususnya para petani.

IKLAN PEMDA TAKALAR

 

“Pekerjaan itu adalah plat deker, bukan jembatan. Ini berdasarkan hasil musyawarah karena merupakan akses yang paling dibutuhkan warga untuk menuju ke sawah. Selama bertahun-tahun sebelum ini, setiap tahun warga terpaksa harus menyeberang tanpa sarana yang layak,” ujar Sirajuddin.

Ia juga menambahkan bahwa di masa kepemimpinannya saat ini, fokus utamanya adalah memberikan pengabdian yang tulus dan terbaik bagi masyarakat Desa Pa’rappunganta.

“Kami selalu berniat dan berupaya mengerjakan yang terbaik untuk warga. Di masa senja ini, yang ada di benak kami hanya pengabdian, tidak perlu banyak neko-neko,” tuturnya dengan penuh ketulusan.

Menanggapi adanya riak atau perbedaan pendapat di tengah masyarakat mengenai pembangunan tersebut, Sirajuddin menilai hal itu sebagai dinamika yang wajar dalam dunia pemerintahan desa. Ia menegaskan tidak ambil pusing atau menaruh dendam terhadap pihak yang berseberangan.

“Meskipun masih ada sebagian kecil orang yang tidak sependapat, itu biasa dalam mengurus masyarakat. Kita tidak perlu terlalu baper (bawa perasaan), apalagi harus membenci mereka. Setiap orang memiliki hak untuk menilai, mengkritik, dan memberikan saran,” tambahnya secara bijak.

Di akhir keterangannya, Kepala Desa Pa’rappunganta mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menyatukan visi demi kemajuan desa. Ia membuka ruang dialog yang seluas-luasnya demi kepentingan umum.

“Kami berharap kepada seluruh pihak untuk saling bersinergi, bergotong-royong, berpikir, dan berbuat yang terbaik bagi kepentingan umum atau masyarakat Pa’rappunganta.

Bantu kami dengan saran dan masukan, kami sangat senang dan berterima kasih,” pungkasnya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *