TAKALAR, 4 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat melalui peninjauan langsung di lapangan. Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPT SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara (Polut) pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Langkah ini diambil untuk melihat langsung kondisi riil fasilitas dan proses belajar-mengajar di sekolah tanpa melalui persiapan protokoler.
IKLAN PEMDA TAKALAR

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas).
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala UPT SMPN 1 Polongbangkeng Utara, Hasniah S., S.Pd., M.Pd., bersama jajaran guru dan staf tata usaha yang sedang bertugas.
Peninjauan pertama menyasar ruang-ruang kelas untuk memantau tingkat kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar siswa.
Bagi Bupati Takalar yang akrab disapa Daeng Manye. Suasana belajar yang bersih dan kondusif adalah fondasi utama bagi siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan.
Selain ruang kelas, Ia juga memeriksa kelayakan dan kebersihan toilet (WC) sekolah sebagai fasilitas vital yang mencerminkan kedisiplinan hidup sehat, termasuk Ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Ruang tata usaha (TU) untuk memantau ritme pelayanan administrasi sekolah, serta diakhiri dengan meninjau ruang kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.
Bupati menegaskan bahwa metode sidak ini sengaja dipilih agar pemerintah daerah bisa mendapatkan data riil di lapangan, sehingga kebijakan pembangunan pendidikan ke depan dapat lebih tepat sasaran.
“Saya sengaja datang untuk melihat kondisi sekolah secara langsung. Alhamdulillah, apa yang saya lihat hari ini sangat baik. Mulai dari toilet yang bersih, ruang kelas yang tertata rapi, ruang UKS yang memadai, hingga ruang kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang terawat dengan baik,” ujar Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh manajemen sekolah yang dinilai berhasil menjaga marwah lingkungan pendidikan melalui kebersihan yang terjaga.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi menjadi budaya yang harus dibangun bersama oleh kepala sekolah, guru, staf, dan siswa. Sekolah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan menyenangkan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus konsisten mengawal penguatan sarana dan prasarana sekolah demi mencetak generasi muda Takalar yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing.







Tinggalkan Balasan