Kelakuan segelintir oknum Pejabat Indonesia menutupi dan menghindar karena takut ketahuan menipu RAKYAT, dari dulu sampai sekarang kelakuan mereka masih belum berubah, seakan merekalah yang paling habat dan menganggap orang lain/ Rakyat tidak mengetahui.
Tidakkah mereka menyadari bahwa sesuatu yang di peroleh dengan cara yang bathil/salah akan ikut menghancurkan sesuatu yang baik, yang mereka miliki, hingga hanya menyisakan utang dosa yang harus dibayar dengan hukuman dari NYA. Dan masalah yang menimpah mereka adalah bagian dari hukuman sekaligus peringatan, namun mereka belum juga menyadari.
Seorang sufih pernah berkata; setiap keperpihakan/jalan, pasti memiliki konsekuensi dan balasan/Buah. Apakah itu berpihak kepada KEBENARAN atau berpihak kepada KEPENTINGAN SESAAT, perlu di ingat bahwa kepentingan yang sesaat bukanlah kebenaran melainkan larangan dan kebenaran adalah kewajiban yang harus di tunaikan.
Keperpihakan cuma ada dua yaitu; berpihak kepada KEPENTINGAN SESAAT atau berpihak kepada KEBENARAN. Berpihak kepada kebenaran tidak selamanya menyenangkan bahkan bisa menjadi korban kepentingan sesaat, itulah konsekuensinya. Nikmati buahnya/balasannya, demikian sebaliknya.
Dengan berpihak kepada ketidak benaran atau kepentingan sesaat rasanya mungkin lebih menyenangkan itulah kelebihannya namun konsekuensinya tetap menanti.
Menulis adalah berkarya dan menulis itu menyenangkan bagi yang hobi.😊 (Ruslan., SP,. CPLA)








Tinggalkan Balasan