TAKALAR — Desa Mangindara, yang terletak di Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, menyimpan potensi pariwisata dan hasil laut yang terbilang luar biasa. Garis pantai yang membentang luas serta kekayaan sumber daya bahari menjadikan desa ini berpeluang besar menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah pesisir Takalar.
Namun sayangnya, besarnya potensi ekonomi dan pariwisata tersebut hingga kini dinilai masih jalan di tempat dan belum terkelola dengan maksimal. Nampak di pinggir pantai berserakan batu gunung yang di klaim sebagai pemecah ombak. Pengembangan kawasan pesisir yang seharusnya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat terkesan luput dari perhatian.

Sejumlah warga lokal menyayangkan lambatnya pemanfaatan potensi desa ini. Berdasarkan informasi yang di himpun, hari-hari tertentu sering ramai dari pengunjung luar daerah untuk bersantai bahkan sering ada yang melakukan camping dari berbagai organisasi pemuda dan Masyarakat, minimnya terobosan dan perhatian dari pemerintah desa saat ini menjadi salah satu pemicu utama kawasan pesisir Mangindara tak kunjung berkembang.
“Potensi laut dan pantai kita di sini sangat besar untuk dikembangkan jadi tempat wisata atau pusat kegiatan ekonomi warga. Tapi sayang, sepertinya Kepala Desa saat ini terkesan kurang peduli untuk mengembangkan dan mengelola potensi ini secara serius,” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat berharap adanya langkah nyata serta komitmen kuat dari pemerintah desa maupun dinas terkait di Kabupaten Takalar untuk melirik kawasan ini. Pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata dan pemberdayaan masyarakat pesisir diyakini tidak hanya akan menghidupkan Desa Mangindara, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa.
Hingga berita ini tayang pihak media masih berupaya melakukan klarifikasi resmi dari pihak terkait.







Tinggalkan Balasan