Batam, Targetpemburu.com – Festival Mancing Ngarung ke-6 Tahun 2026 kembali digelar di Pantai Camar, Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang bertujuan melestarikan tradisi masyarakat pesisir sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Festival Mancing Ngarung merupakan tradisi turun-temurun masyarakat pesisir Teluk Mata Ikan yang kini dikemas menjadi atraksi wisata bahari. Setiap tahunnya, kegiatan ini menarik minat peserta dari berbagai daerah di Batam, luar daerah, hingga wisatawan mancanegara.

Keunikan festival ini terletak pada cara para peserta memancing. Mereka berjalan dan berendam di perairan laut yang dangkal sambil menggunakan joran bambu, sehingga menghadirkan pengalaman yang khas dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Penyelenggaraan Festival Mancing Ngarung ke-6 dilaksanakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Teluk Mata Ikan bersama Persatuan Pemuda Teluk Mata Ikan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Kecamatan Nongsa, serta Kelurahan Sambau.
Selain perlombaan mancing, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola sebagai hiburan bagi masyarakat sebelum festival dimulai.
Lurah Sambau, Raja Zulkarnain, S.IP., mengatakan bahwa festival ini bertujuan menjaga kelestarian kearifan lokal masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan perekonomian warga melalui sektor pariwisata berbasis masyarakat.
“Kami berharap Festival Mancing Ngarung dapat terus berkembang menjadi atraksi wisata unggulan di Kota Batam, khususnya Kecamatan Nongsa, sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dan wisatawan, baik dari luar daerah maupun mancanegara. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pelaku UMKM di sekitar lokasi,” ujar Raja Zuljarnain.
Festival Mancing Ngarung diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menjaga warisan budaya masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi ikon wisata bahari yang mampu memperkenalkan Kampung Tua Teluk Mata Ikan kepada masyarakat luas.(NT)







Tinggalkan Balasan