TAKALAR, 23/09/2026– Aktivitas tambang di Kabupaten Takalar kembali menjadi sorotan publik dari berbagai elemen masyarakat. Namun, hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) unit Tipidter Takalar justru tak temukan adanya aktivitas tambang, memicu penasaran dan keheranan warga.
Kanit Tipidter Polres Takalar IPTU H. Andri Surahman, SH., MH., menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung melakukan pengecekan di lapangan, di Desa Kalukubodo dan Desa Banggae. Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, tidak menemukan adanya aktivitas tambang galian C maupun alat berat di lokasi yang dimaksud.
“Kami tidak menemukan adanya aktivitas tambang maupun alat di lokasi yang dimaksud,” ujar Kanit Tipidter Polres Takalar saat dikonfirmasi pada Rabu (09/09/2026).
Meski memberikan keterangan tersebut, Kanit Tipidter keberatan jika pernyataan dari konfirmasi tersebut dimuat atau diberitakan oleh awak media. Pihaknya mengimbau agar rekan-rekan media mengikuti prosedur resmi kepolisian dengan mengonfirmasi informasi lebih lanjut melalui Bagian Humas, Kasat Reskrim, atau langsung kepada Kapolres Takalar.
Pernyataan dari pihak kepolisian ini bertolak belakang dengan kondisi di masyarakat. Publik semakin mempertanyakan hasil penelusuran tersebut mengingat telah beredar luas berbagai foto, video dokumentasi, hingga pemberitaan dari sejumlah media online yang memperlihatkan adanya aktivitas tambang di wilayah tersebut.
Perbedaan antara bukti dokumentasi yang beredar di masyarakat dan hasil penelusuran pihak Polres Takalar kini menjadi perbincangan hangat serta menuai berbagai tanggapan dari elemen masyarakat.







Tinggalkan Balasan