Tajam & Terpercaya

Peminat SMA Sepi dibandingkan SMK di Batam, SMA di batam Belum Penuhi Kuota

Batam, 27/06/2026 – targetpemburu.com Tingginya minat lulusan SMP melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi tantangan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kepulauan Riau. Kondisi ini bahkan membuat sebagian besar SMA negeri di Batam belum mampu memenuhi kuota penerimaan siswa baru.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau mencatat tren pilihan siswa pada SPMB 2026 tahun ini bergeser signifikan ke sekolah kejuruan. Akibatnya, sejumlah SMK mengalami kelebihan pendaftar, sementara banyak SMA justru kekurangan peminat.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, saat ditemui tim wartean mengatakan “fenomena tersebut paling terlihat di Kota Batam. Dari sekitar 30 SMA negeri yang membuka penerimaan siswa baru, hanya lima sekolah yang kuotanya telah terpenuhi.

Mengantisipasi ketimpangan tersebut, Disdik Kepri menyiapkan sejumlah langkah, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam waktu dekat, pemerintah akan menambah dua sekolah baru, yakni SMKN 13 dan SMKN 14.

Selain itu, Disdik juga berencana mengalihfungsikan dua SMA menjadi SMK agar daya tampung sekolah kejuruan semakin bertambah.

“Rencananya SMA 18 dan SMA 29 akan dikonversi menjadi SMK,” jelasnya.

Menurut Andi, tingginya minat terhadap SMK dipengaruhi semakin banyaknya siswa yang sejak awal berorientasi langsung memasuki dunia kerja setelah lulus sekolah.

Kondisi sebaliknya terjadi di SMK negeri yang justru mengalami lonjakan pendaftar. SMKN 1 Batam menjadi salah satu yang paling menonjol dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 2.400 orang, jauh di atas kapasitas yang hanya 980 siswa.

Lonjakan minat juga terjadi di SMKN 5, yang mendaftar sebanyak 2432 sedangkan Rencana daya tampung (RDT ) 960 .SMKN 7, dan beberapa SMK lainnya yang menjadi favorit calon peserta didik baru.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *