
BATAM — Target pemburu. Com. Puluhan pengemudi ojek online (ojol) mendatangi kantor FIF Batam. Kedatangan para driver tersebut diduga berkaitan dengan persoalan tunggakan kredit sepeda motor yang kemudian berkembang menjadi perselisihan antara sejumlah pengemudi dengan pihak perusahaan pembiayaan.
Suasana sempat menjadi perhatian ketika para driver ojol berkumpul di kantor FIF untuk menyampaikan keberatan dan meminta penjelasan terkait persoalan kredit kendaraan yang mereka hadapi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut diduga bermula dari adanya tunggakan angsuran sejumlah kendaraan yang digunakan para pengemudi untuk menunjang aktivitas mencari nafkah sebagai driver ojol.
Berawal dari salah satu driver ojol yang menunggak dipanggil ke kantor FIF untuk membahas hal keterlambatan nun pihak leasing meminta untuk meninggalkan kendaraan dengan dalih menitipkan di kantor sampai bisa membayar tunggakan tersebut, driver tersebut tidak mau sehingga mengundang rekan-rekan driver sehingga Para pengemudi disebut satu persatu datang ke kantor FIF, dan meminta adanya penyelesaian yang dapat mempertemukan kepentingan kedua belah pihak. Mereka juga berharap persoalan tunggakan kredit tidak berujung pada tindakan yang justru semakin menyulitkan pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari kendaraan tersebut.
Kedatangan puluhan driver itu sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai pola penyelesaian kredit bermasalah terhadap kendaraan yang digunakan sebagai sarana mencari penghasilan.
Jangan sampai persoalan tunggakan kredit hanya dilihat sebagai angka cicilan, sementara di balik kendaraan tersebut terdapat pengemudi yang setiap hari mengandalkan motor untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Namun demikian, seluruh informasi mengenai penyebab tunggakan, jumlah kendaraan yang terlibat, nilai tunggakan, serta langkah yang telah dilakukan pihak FIF masih perlu dikonfirmasi secara resmi.
Pihak FIF Batam juga diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai duduk perkara tersebut, termasuk mekanisme penyelesaian yang ditawarkan kepada para debitur.
Sementara itu, para pengemudi ojol berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih luas.
Hingga berita ini diterbitkan, keterangan resmi dari pihak FIF Batam terkait kedatangan puluhan driver ojol dan persoalan tunggakan kredit tersebut masih diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai perkara ini.(YD)






Tinggalkan Balasan