

BATAM — Target pemburu. Com. Suasana tegang mewarnai kawasan Kavling Mangsang setelah tim terpadu gabungan Satpol PP, Didpan, TNI, Polisi bersama dua alat berat melakukan pembongkaran terhadap sedikitnya delapan rumah warga.

Pembongkaran tersebut menjadi perhatian masyarakat, Banyak wargaenangis untuk meminta diberikan kesempatan untuk mengeluarkan barang-barang. Sejumlah warga terdampak mempertanyakan alasan rumah mereka dibongkar serta apakah seluruh tahapan pemberitahuan dan penyelesaian administrasi telah dilakukan sebelum tindakan tersebut.
Penggunaan dua alat berat dalam proses pembongkaran membuat aktivitas di lokasi menjadi sorotan. Persoalan ini pun memunculkan pertanyaan publik:, serta bagaimana nasib warga yang terdampak?
Pemerintah dan tim terpadu diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai status lahan, dasar pembongkaran, surat pemberitahuan, serta mekanisme penanganan terhadap warga yang rumahnya dibongkar.
Jangan sampai penertiban yang seharusnya dilakukan berdasarkan aturan justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Publik kini menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai kronologi pembongkaran delapan rumah tersebut dan dasar hukum yang digunakan dalam pelaksanaannya.
Tim terpadu diminta transparan. Warga berhak mendapatkan kepastian, bukan sekadar menyaksikan rumah mereka roboh di hadapan alat berat.






Tinggalkan Balasan